Senin, 25 Januari 2010

relativitas

Jika hidup seumpama rel kereta api dalam experimen relativitas einstein,maka pengalaman-pengalaman yang menggempur kita dari waktu ke waktu adalah cahaya yang melesat-melesat di atas rel kereta api

8 komentar:

  1. Take time to THINK it is the source of power
    take time to READ it is the fondation of wisdom
    take time to QUIET it is the opportunity to seek God
    take time to DREAM it is the future made of
    take time to PRAY it is the greatest power on earth.

    BalasHapus
  2. ORIENTASI TUJUAN & OPTIMALISASI UPAYA
    Visi itdak hanya berlaku untuk hal-hal yang berkaitan dengan harapan atau cita-cita jangka panjang saja,tetapi juga untuk hal-hal yang berkenaan dengan tindakan sehari-hari.Begitu banyak orang yang hanya berorientasi menyelesaikan pekerjaan semata-mata,bukan pada tujuan akhir.Hasilnya biaya habis terbuang,dan hasil yang diharapkan tidak tercapai.Mudah sekali orang mengatakan "saya sudah berusaha namun saya tidak berhasil"Tanpa mau bersikap kreatif untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut hingga mencapai tujuan seperti yang di harapkan.

    BalasHapus
  3. PENYAKIT (EXUCITIS ACUTE)
    Adalah penyakit yang selalu menghinggapi orang-orang yang suka berdalih untuk menyalahkan lingkungan. Penyakit ini kadang-kadang sulit untuk di -diagnosa,apalagi bila ia sambil mencucurkan air mata dan mengatakan,"Tangan saya hanya dua,saya tidak tau lagi apa yang harus saya perbuat"
    penyakit ini sangat menular dan sangat berbahaya.Obatnya adalah suatu vaksin yang sangat ampuh,yang saya namakan "vaksin anti dalih"Komposisi vaksin ini,terdiri dari 50cc"istighfar" atau mau mengakui segala kekurangan dan kesalahan,sedangkan 50'cc lainnya adalah"visi" yaitu Zat yang bisa menyadarkan "si sakit"agar selalu berorientasi pada tujuan akhir, bukan hanya berorientasi pada kerja semata,atau seperti seekor ayam yang sedang mematuk setiap hari tanpa tujuan.
    Manfaat Zat ini adalah agar timbul suatu kreatifitas dan tenaga untuk selalu mampu menyeleaikan suatu tugas hingga ia mampu mencapai tujuan akhir.
    Ketidaksamaan persepsi sering menimbulkan suatu'gap" di delegasikan kepada orang lain tanpa terlebih dahulu di berikan penjelasan tentang tujuan akhir yang harus di capai.
    Kesamaan pandangan yang menjelaskan mengapa hal ini penting untuk di lakukan,seringkali di lewatkan begitu saja,sehingga tugas yang diberikan tudak di dukung dengan sepenuh hati.
    Sentulah hati,bukan kepalanya,kemudian jelaskan tujuan akhiryang hendak di capai.

    BalasHapus
  4. BELENGGU PIKIRAN
    Ada juga orang yang sudah tidak mau lagi mengevaluasi pikiran dan tindakannya,karena ia sudah merasa dirinya suci dan terbaik.Lagi"! inilah yang disebut Belenggu pikiran.
    Kesadaran diri,bahwa hanya Allah-Lah yang paling sempurna,akan membuat ia menjadi sebuah gelas kosong,yang siap untuk di isi dengan ilmu pengetahuan yang segar dan baru,sehingga siap untuk membuat suatu langkah penyempurnaan.sepeti salah satu hadits Nabi Muhammad SAW yang berbunyi:
    "apabila hari ini sama dengan kemarin itu adalah merugi"
    karena itu ,orang yang selalu merasa dirinya sudah suci dan paling sempurna,justru ia akan lebih mudah terjerumus dalam kegagalan,baik kegagalan berpikir atau tindakan

    BalasHapus
  5. "Masalah yang tidak dapat dipecahkan dengan kecerdasan yang sama dengan yang digunakan untuk menciptakannya" Einstein juga mengakui bahwa,seperti kebanyakan kita,ia mendapatkan sebagian dari dorongan intuitifnya yang terbaik,yang membuahkan kreatifitas,seperti saat ia berjalan-jalan,mengobrol,melamun,atau bahkan sewaktu mandi.
    Terlepas dari cara yang mereka lakukan di atas,tujuan saya sebenarnya adalah untuk menjelaskan bahwa mereka membutuhkan suatu"Mekanisme"yang berfungsi sebagai penyelaras terhadap lingkungan diluar dirinya sekaligus mekanisme inilah yang akan menghasilkan daya dan semangat yang mendorong maju mereka,sehingga mereka memiliki energi.stamina,dan kegigihan yang tidak ada habisnya.

    BalasHapus
  6. Visi adalah suatu pandangan kedepan.Apabila pandangan mata hanya mampu melihat sebatas mata memandang yang jangkauanya hanya terbatas,maka visi adalah suatu pandangan tanpa batas,yang mampu menembus ryang dan waktu.Visi itulah pembimbing hidup kita.Visi adalah sebuah autopilot
    Doa adalah sebuah visi,sama-sama seperti harapan.sama-sama berada di otak sebelah kana.
    Bagi orang yang telah memiliki sebuah visi tetapi tidak pern amengejarnya,maka permasalahannya mungkin karena kurang kuatnya keyakinan di dalam diri orang tersebut untuk mencapai visinya tersebut,atau mungkin juga karena pemahamannya terhadap visi yang salah.
    Mungkin ia berpikir bahwa ia sedang menunggu bintang jatuh,dan berkeyakinan bahwa orang lain yang berhasil itu karena kebetulan saja.
    Akibatnya ia pun berpikir sama,menunggu kebetulen-kebetulan lain yang mungkin yang hinggap kepada dirinya.
    Bantulah mereka,berikan keyakinan bahwa ia mampu meraihnya.Pecahlah visi jangka panjang mereka menjadi visi-visi jangka pendek yang bisa di raih satu persatu secara rasional.
    Ketidakyakinan mereka akan visinya pada umumnya terjadi akibat mereka membangun visi yang terlalu jauh,sehingga akhirnya merasa bahwa hal itu sulit untuk di jangkau.
    Bantu mereka untuk menentukan target-target jangka pendek,tunjukan bagaimana cara untuk mencapainya.Niscaya dengan langkah-langka pendek yang bisa terjangkau (achievable),maka semangat mereka akan tumbuh kembali,dan visi jangka panjang akan tercapai

    BalasHapus
  7. FOKUS: Rasisme Darwin
    Salah satu aspek diri Darwin yang terpenting namun tidak banyak diketahui adalah pandangan rasisnya: Darwin menganggap orang-orang kulit putih Eropa lebih "maju" dibandingkan ras-ras manusia lainnya. Selain beranggapan bahwa manusia adalah makhluk mirip kera yang telah berevolusi, Darwin juga ber-pendapat bahwa beberapa ras manusia berkembang lebih maju dibandingkan ras-ras lain, dan ras-ras terbelakang ini masih memiliki sifat kera. Dalam bukunya The Descent of Man yang diterbitkannya setelah The Origin of Species, dengan berani ia berkomentar tentang "perbedaan-perbedaan besar antara manusia dari beragam ras".1 Dalam bukunya tersebut, Darwin berpendapat bahwa orang-orang kulit hitam dan orang Aborigin Australia sama dengan gorila, dan berkesimpulan bahwa mereka lambat laun akan "disingkirkan" oleh "ras-ras beradab". Ia berkata:
    Di masa mendatang, tidak sampai berabad-abad lagi, ras-ras manusia beradab hampir dipastikan akan memusnahkan dan menggantikan ras-ras biadab di seluruh dunia. Pada saat yang sama, kera-kera antropomorfus (menyerupai manusia)... tak diragukan lagi akan musnah. Selanjutnya jarak antara manusia dengan padanan terdekatnya akan lebih lebar, karena jarak ini akan memisahkan manusia dalam keadaan yang lebih beradab - kita dapat berharap bahkan lebih dari Kaukasian - dengan jenis-jenis kera serendah babun, tidak seperti sekarang yang hanya memisahkan negro atau penduduk asli Australia dengan gorila.2
    Pendapat-pendapat Darwin yang tidak masuk akal ini tidak hanya dijadikan teori, tetapi juga diposisikan sebagai "dasar ilmiah" paling penting bagi rasisme. Dengan asumsi bahwa makhluk hidup berevolusi ketika berjuang mempertahankan hidup, Darwinisme bahkan dimasukkan ke dalam ilmu-ilmu sosial, dan dijadikan sebuah konsep yang kemudian dinamakan "Darwinisme Sosial".
    Darwinisme Sosial berpendapat bahwa ras-ras manusia berada pada tingkatan berbeda-beda pada "tangga evolusi", dan ras-ras Eropa adalah yang paling "maju" di antara semua ras, sedangkan ras-ras lain masih memiliki ciri-ciri "kera".


    1 Benjamin Farrington, What Darwin Really Said, London, Sphere Books, 1971, S. 54 ff.
    2 Charles Darwin, The Descent of Man, 2. Aufl., New York, A.L. Burt Co., 1874, S. 178

    BalasHapus
  8. Masya Allah apa yang telah aku perbuat dengan semua yang ku perebuat tanpa aku sadari semuanya hanyalah sebuah kenikmatan sesaat masya Allah aku rela mendapat hukumanmu untuk menebus kesalahanku ya Allah.....ya Rabb semua kemunafikan yang telah ku lakukan janji atas nama Mu ya Allah aku selalu mengingkarinya....entah apa yang akan terjadi dengan ku saat bertemu dengan Mu izinkan aku meminta sujudku atas Mu

    BalasHapus